Cara Mudah Membuat Abstrak
Abstrak merupakan ringkasan pendek dari sebuah karya tulis. Abstrak terdapat pada karya tulis ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi, ataupun makalah riset. Abstrak merupakan informasi singkat yang berisi informasi tentang tujuan serta hasil riset. Sehingga pembaca dapat mengetahui persis tentang makalah yang disusun.
Walaupun strukturnya bisa jadi sedikit berbeda, setiap abstrak akan bergantung pada syarat media publikasi yang ditentukan. Abstrak secara sederhana dapat digambarkan berisi tentang tujuan penelitian metode yang digunakan, hasil yang ditemukan dan serta kesimpulan.
Abstrak dapat ditulis setelah makalah selesai ditulis, serta umumnya dekat 150- 250 kata serta panjang satu sampai 2 paragraf.
Lantas apa saja yang menjadi isi atau struktur dari abstrak? Berikut ini struktur yang harus ada dalam sebuah abstrak:
1. Pendahuluan
Mulailah dengan mendefinisikan dengan jelas tujuan riset Kamu. Permasalahan instan ataupun teoretis apa yang ditanggapi oleh riset tersebut, ataupun persoalan riset apa yang mau Kamu jawab?
Kamu bisa memasukkan sebagian konteks singkat tentang relevansi sosial ataupun akademis dari topik penelitian, namun jangan masuk ke data latar balik secara mendetail. Gunakan definisi yang singkat terhadap istilah-istilah yang digunakan sehingga tidak melahirkan makna yang berbeda.
2. Tujuan
Pada kalimat selanjutnya kita akan menuliskan tujuan dari peneletian ini mengapa dilaksanakan. Karena abstrak disusun setelah artikel selesai, maka hindari kata-kata "akan". Gunakan kata kerja secara langsung semacam" menyelidiki"," menguji"," menganalisis", ataupun" mengevaluasi" untuk menerangkan dengan tepat tentang apa yang menjadi latar belakang penulisan artikel tersebut.
Bagian abstrak ini tidak memprediksi masa yang akan datang karena penelitiannya telah berakhir.
Baca Juga: Kenapa Artikel Jurnal Ditolak?
3. Metode
Berikutnya, tunjukkan metode penelitian yang digunakan untuk menjawab persoalan yang diangkat. Bagian ini wajib jadi dideskripsikan secara langsung dan singkat melalui satu ataupun 2 kalimat. Umumnya ditulis dalam wujud dulu sekali simpel, sebab mengacu pada aksi yang sudah berakhir. Selain menulis metode penelitian, pada bagian ini juga dapat ditambahkan metode penggalian data dan jumlah sampel yang digunakan.
Jangan mengevaluasi validitas ataupun hambatan pada bagian ini karena tujuannya bukan untuk membagikan uraian tentang kekuatan serta kelemahan metodologi, namun buat berikan pembaca pengetahuan singkat tentang totalitas pendekatan serta prosedur yang digunakan.
4. Hasil
Pada bagian selanjutnya adalah menuliskan hasil temuan dari penelitian yang dilakukan. Hasil temuan dituliskan secara singkat. Biasanya ditulis dalam satu atau dua kalimat saja. Hal yang ditampilkan adalah penemuan yang berarti saja. Sehingga hal ini menjadi informasi penting yang harus diketahui oleh para pembaca.
5. Saran
Terakhir, Anda harus mendiskusikan kesimpulan utama penelitian Anda. Di bagian ini kita akan menuliskan saran atau solusi yang harus dilaksanakan untuk menjawab permasalahan yang telah ditemukan. Saran ditulis dengan satu kalimat saja. Sehingga pembaca akan mengetahui solusi terhadap permasalahan yang diberikan oleh penulis.
Jika tujuan Anda adalah untuk memecahkan masalah praktis, diskusi Anda mungkin menyertakan rekomendasi untuk implementasi. Jika relevan, Anda dapat memberikan saran secara singkat untuk penelitian lebih lanjut.
5. Batasan Penelitian
Poin ini merupakan opsional saja, dapat dituliskan atau tidak bergantung pada kebutuhan. Jika ada batasan penting untuk penelitian Anda (misalnya, terkait dengan ukuran sampel atau metode Anda), Anda harus menyebutkannya secara singkat di abstrak. Hal ini memungkinkan pembaca untuk secara akurat menilai kredibilitas dan generalisasi penelitian Anda.
6. Kata Kunci
Kata kunci merupakan unsur yang wajib di akhir abstrak. Kata kunci terdiri dari satu kata atau gabungan dua sampai 3 kata. Sebuah abstrak wajib menggunakan dua sampai empat kata kunci. Kata kunci ini harus mengacu pada elemen paling penting dari penelitian untuk membantu calon pembaca menemukan makalah Anda selama pencarian literatur mereka sendiri.
Hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun abstrak:
1. Abstrak terdiri dari satu hingga dua paragraf.
2. Abstrak terdiri dari 150-250 kata.
3. Hindari penggunaan singkatan dalam Abstrak.
4. Abstrak yang baik itu pendek tapi berdampak, jadi pastikan setiap kata berarti. Setiap kalimat harus dengan jelas mengomunikasikan satu poin utama.
5. Menggunakan kalimat yang padat dan singkat.

Posting Komentar untuk "Cara Mudah Membuat Abstrak"