Desa Wisata Kampung Saribu Gonjong Sarugo Raih ASEAN Tourism Award 2025


Padang, 24 Februari 2025 – Desa Wisata Kampung Saribu Gonjong Sarugo di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih ASEAN Tourism Award 2025 dalam kategori ASEAN Homestay Award. Penghargaan ini diterima pada 20 Januari 2025 dalam acara ASEAN Tourism Forum (ATF) di Johor, Malaysia, menempatkan desa ini sejajar dengan destinasi wisata berbasis komunitas terbaik di Asia Tenggara.
Kampung Saribu Gonjong Sarugo, yang terletak di Nagari Sarugo, Kecamatan Akabiluru, dikenal dengan kekayaan budaya Minangkabau dan keindahan alamnya. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan desa dalam mengelola homestay yang autentik, ramah lingkungan, dan berbasis kearifan lokal. Bersama Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung dari kabupaten yang sama, Sumatera Barat mencatatkan prestasi gemilang dengan dua wakilnya di ajang bergengsi ini.
Daya Tarik Kampung Saribu Gonjong Sarugo
Nama “Saribu Gonjong Sarugo” merujuk pada panorama rumah gadang—rumah adat Minangkabau dengan atap gonjong yang menyerupai tanduk kerbau—yang berjejer di tengah hamparan sawah dan perbukitan hijau. Desa ini menawarkan pengalaman menginap di homestay tradisional yang dikelola langsung oleh warga setempat. Pengunjung bisa merasakan kehidupan ala Minangkabau, mulai dari menyantap kuliner khas seperti rendang dan gulai itiak, hingga belajar tari tradisional atau mengikuti prosesi adat.
Selain budaya, desa ini juga dikelilingi keindahan alam seperti sungai jernih dan air terjun kecil yang masih alami. “Kami ingin tamu merasakan bagaimana hidup harmoni dengan alam dan budaya kami,” ujar salah seorang pengelola homestay setempat, yang turut bangga atas pencapaian ini.
Proses Menuju Penghargaan
Keberhasilan Kampung Saribu Gonjong Sarugo tidak datang begitu saja. Desa ini telah mengikuti seleksi ketat yang melibatkan penilaian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI sejak pertengahan 2024. Setelah lolos tahap nasional, desa ini bersaing dengan ratusan kandidat dari negara-negara ASEAN lainnya. Kriteria penilaian mencakup keaslian pengalaman budaya, keberlanjutan lingkungan, pelayanan homestay, dan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini bukti bahwa kerja keras warga dan dukungan pemerintah daerah membuahkan hasil,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat dalam keterangan resmi pasca-pengumuman. Penghargaan ini juga menjadi penyemangat bagi desa lain di provinsi untuk mengembangkan potensi wisata berbasis komunitas.
Dampak bagi Sumatera Barat
Prestasi ini diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat, yang menargetkan 20 juta wisatawan pada 2025 melalui 97 event wisata kolaboratif. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyatakan, “Penghargaan ini bukan hanya milik Kampung Saribu Gonjong Sarugo, tapi juga seluruh masyarakat Sumatera Barat. Kami akan terus dorong desa-desa lain untuk berinovasi.”
Kemenparekraf RI juga mencatat bahwa penghargaan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata berbasis budaya di ASEAN, sekaligus mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara. Kampung Saribu Gonjong Sarugo kini menjadi salah satu daya tarik baru di Lima Puluh Kota, melengkapi destinasi populer lain seperti Lembah Harau.
Harapan ke Depan
Dengan penghargaan ini, pengelola desa berencana meningkatkan fasilitas homestay tanpa menghilangkan nuansa tradisional, serta melatih lebih banyak warga untuk menjadi pemandu wisata. “Kami ingin tamu dari luar negeri juga datang, merasakan kehangatan Minangkabau di sini,” tutur salah seorang tokoh masyarakat.
Keberhasilan Kampung Saribu Gonjong Sarugo di ASEAN Tourism Award 2025 bukan hanya soal trofi, tetapi juga tentang membawa nama Sumatera Barat ke panggung dunia. Desa kecil ini kini siap menyambut dunia dengan gonjong-gonjongnya yang megah dan keramahan khas Minang.

Posting Komentar untuk "Desa Wisata Kampung Saribu Gonjong Sarugo Raih ASEAN Tourism Award 2025"